TWS dengan ANC — active noise cancelling, fitur peredam bising — di bawah 500 ribu itu biasanya ANC-nya cuma tulisan di box. R50i NC menarik justru karena reviewer yang biasa nyela produk murah malah nyebut dia TWS paling worth it di kelas 200–300 ribuan. Gue rangkum empat sumber — spek resmi, listing, dan dua review independen — dan polanya konsisten: kuat hampir di semua sisi, dengan satu kelemahan yang untungnya bisa lo benerin sendiri.
Yang Bikin Dia Menonjol di Kelasnya
Baterainya nggak masuk akal untuk harganya. 10 jam per pengisian, 45 jam total bareng case. Angka segitu biasanya baru ketemu di TWS 1 jutaan. Pemakaian normal, case-nya cukup dicharge seminggu sekali lewat USB-C.
ANC-nya beneran kerja — dengan catatan. Mode adaptifnya ngeredam suara rendah: mesin kendaraan, dengung kabin pesawat, AC ruangan. Reviewer Indonesia yang gue kutip bilang isolasi pasifnya aja udah bagus, dan ANC-nya nambah senyap lagi di atas itu. Klaim resminya sampai 42 dB. Catatannya ada di bagian kekurangan, baca sampai bawah.
Fittingnya dipuji paling konsisten. Bentuknya model bertangkai, ringan, dan di review Indonesia sampai dibandingin sama Liberty 4 NC — TWS 1 jutaan dari brand yang sama — dan menang nyaman. Digoyang-goyang nggak lepas, dipakai lama nggak nyiksa.
Bonus yang Jarang Ada: Case-nya Bisa Jadi Phone Stand
Case R50i NC didesain bisa nyangga HP posisi berdiri. Kedengarannya gimmick, tapi buat yang suka nonton di meja sambil kerja, fitur ini bakal kepakai. Satu-satunya di kelas harganya yang punya.
Kekurangan yang Harus Lo Tahu sebelum Checkout
Suara bawaannya berantakan. Ini kritik paling keras dari review yang gue rangkum: tuning default-nya bass ketebelan sampai nutupin vokal, dan mid-nya nyaris hilang. Kabar baiknya, setelah diatur lewat custom EQ di aplikasi Soundcore — turunin bass, angkat mid — suaranya berubah drastis, sampai disebut mendekati TWS audiophile favorit di kelas yang sama. Tapi artinya ada PR lima menit yang nggak boleh lo skip.
ANC-nya kebentur fisika di harga segini. Suara menengah dan tinggi — obrolan di kafe, pengumuman stasiun — tetap masuk. Dan kayak kebanyakan ANC murah, ada sensasi tekanan di telinga yang kerasa kalau lo sensitif.
Fitur tambahannya setengah jadi. Mode gaming emang mangkas latency, tapi kualitas audionya ikut turun. 3D surround cuma enak di sebagian lagu. Anggap dua-duanya bonus, bukan alasan beli.
Ringkas per Kondisi
| Kondisi | Pengalaman menurut sumber |
|---|---|
| Commute harian (kendaraan, kereta) | Kondisi terbaiknya — suara rendah keredam paling bener |
| Telepon / meeting | 4 mic dengan AI noise reduction, klaim resmi; data pengguna masih dikit |
| Olahraga ringan | IP54 aman keringat dan gerimis; fitting stabil |
| Musik tanpa atur EQ | Bass ketebelan, vokal tenggelam — jangan nilai dari sini |
| Musik setelah custom EQ | Lompatan besar; ini suara aslinya |
Layak Dibeli Kalau
Lo cari ANC yang beneran kerja di bawah 350 ribu, baterai yang nggak minta dicharge tiap malam, dan nggak keberatan sekali buka aplikasi buat benerin EQ-nya. Jangan beli kalau lo pengin suara langsung enak out-of-the-box tanpa sentuh pengaturan — atau kalau ANC yang lo bayangin sanggup ngeredam obrolan orang di sebelah.
FAQ
ANC-nya Sebagus Apa untuk Harga Segini?
Buat suara rendah — mesin, kendaraan, dengung — bagus dan kerasa jelas. Suara menengah-tinggi tetap lolos. Di kelas 300 ribuan itu wajar; yang nggak wajar justru kalau ada yang ngaku-ngaku sanggup.
Katanya Suaranya Jelek?
Bawaan pabriknya iya, bass ketebelan dan mid tenggelam. Setelah custom EQ di aplikasi, review yang gue rangkum nyebut perubahannya drastis. Lima menit atur EQ itu bagian dari harga murahnya.
Bedanya sama Soundcore R50i Biasa?
Versi NC nambah active noise cancelling adaptif (klaim 42 dB), wind reduction buat mic, dan Bluetooth 5.4. Kalau ANC bukan prioritas lo, versi biasa lebih murah — tapi selisihnya tipis, dan ANC di harga segini susah ditolak.